Blog Maswit

penerjemah dan kehidupannya

Cari di Blog Ini

Cara Mudah Membuat Termbase Studio 2011

Cara Mudah Membuat Termbase Studio 2011


Daftar istilah atau glosarium merupakan hal penting dalam penerjemahan. Glosarium diperlukan agar terjemahan istilah yang digunakan konsisten. Salah satu CAT Tools yang lagi ngetrend adalah Trados Studio 2011. Namun, saya sering gagal konversi file .xls, .xlsx ke .sdltb (file glosarium Studio 2011). Kadang bisa kadang tidak. :(

Nah, pagi ini, ada pesan masuk dari Mbak Isnarti, minta tolong konversi file Excel (.xlsx) ke Termbase-nya Studio. Saya utak-atik, eh, gak bisa juga. Bisa konversi tapi gak ada isinya. :((

Berkali-kali, bolak-balik dicoba gagal. Biasanya, sekali gagal, susah berhasil nih konversi ke Termbase 2011. Akhirnya, Mbak Isnarti ngasih tautan ini http://foxdocs.biz/BetweenTranslations/the-quick-way-to-convert-glossaries-and-termbases-between-excel-and-multiterm/. Setelah saya periksa, ternyata saya sudah punya aplikasi "glossary converter"-nya. Hehehe.... sepertinya mudah, batin saya.

Namun, kejadian tak terduga terjadi, ternyata programnya gak bisa jalan. Berkali-kali install-uninstall gak bserhasil juga. Saya buka webnya SDL gak bisa juga. Akhirnya ketemu tautan ini http://www.cerebus.de/glossaryconverter/.

Alhamdulillah, setelah unduh yang terbaru, bisa berjalan lancar. Ternyata yang saya miliki versi lama, versi 1.1. Setelah menggunakan versi terbaru (2.3), berjalan lancar. File .sdltb berhasil dibuat dan dipakai di Studio 2011.

Caranya sangat mudah.
1. Buka file .xls atau .xlsx, pastikan kolom pertama adalah nama bahasa sumber (misalnya: English (United States) dan kolom kedua adalah nama bahasa target (misalnya: Indonesian).
2. Buka dan jalankan program "glossary converter"


3. Klik dan seret (drag) file .xls atau .xlsx-nya ke arah program glosasry converter yang sudah dibuka.
4. Langsung jalan sendiri.
5. Lihat di folder tempat Anda menyimpan file .xls atau .xlsx-nya.

Selamat mencoba.

Tautan penting: Website Glossary Converter
POAC : Planning, Organizing, Actuating, and Controlling | Manajemen Organisasi

POAC : Planning, Organizing, Actuating, and Controlling | Manajemen Organisasi

Secara umum, dunia manajemen menggunakan prinsip POAC. atau Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Prinsip manajemen ini banyak digunakan oleh organisasi dewasa ini untuk memajukan dan mengelola organisasi mereka. Berikut akan kami jelaskan masing masing point tersebut :

Planning 

“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).”. (Al Anfaal ayat 60) 

Dalam perencanaan, ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan. Yaitu harus SMART yaitu:

Specific artinya perencanaan harus jelas maksud maupun ruang lingkupnya. Tidak terlalu melebar dan terlalu idealis.
Measurable artinya program kerja atau rencana harus dapat diukur tingkat keberhasilannya.
Achievable artinya dapat dicapai. Jadi bukan anggan-angan.
Realistic artinya sesuai dengan kemampuan dan sumber daya yang ada. Tidak terlalu mudah dan tidak terlalu sulit. Tapi tetap ada tantangan.
Time artinya ada batas waktu yang jelas. Mingguan, bulanan, triwulan, semesteran atau tahunan. Sehingga mudah dinilai dan dievaluasi.

Organizing
“Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.”. (Ash Shaff ayat 4). 

Agar tujuan tercapai maka dibutuhkan pengorganisasian. Dalam perusahaan biasanya diwujudkan dalam bentuk bagan organisasi. Yang kemudian dipecah menjadi berbagai jabatan. Pada setiap jabatan biasanya memiliki tugas, tanggung jawab, wewenang dan uraian jabatan (Job Description).

Semakin tinggi suatu jabatan biasanya semakin tinggi tugas, tanggung jawab dan wewenangnya. Biasanya juga semakin besar penghasilannya. Dengan pembagian tugas tersebut maka pekerjaan menjadi ringan. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Disinilah salah satu prinsip dari manajemen. Yaitu membagi-bagi tugas sesuai dengan keahliannya masing-masing.

Actuating 

“Dan Katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” 
(At Taubah 105). 

Perencanaan dan pengorganisasian yang baik kurang berarti bila tidak diikuti dengan pelaksanaan kerja. Untuk itu maka dibutuhkan kerja keras, kerja cerdas dan kerjasama. Semua sumber daya manusia yang ada harus dioptimalkan untuk mencapai visi, misi dan program kerja organisasi. Pelaksanaan kerja harus sejalan dengan rencana kerja yang telah disusun. Kecuali memang ada hal-hal khusus sehingga perlu dilakukan penyesuian.

Setiap SDM harus bekerja sesuai dengan tugas, fungsi dan peran, keahlian dan kompetensi masing-masing SDM untuk mencapai visi, misi dan program kerja organisasi yang telah ditetapkan.

Controlling 

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya, (yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (Al Qaaf 16-18). 

Agar pekerjaan berjalan sesuai dengan visi, misi, aturan dan program kerja maka dibutuhkan pengontrolan. Baik dalam bentuk supervisi, pengawasan, inspeksi hingga audit. Kata-kata tersebut memang memiliki makna yang berbeda, tapi yang terpenting adalah bagaimana sejak dini dapat diketahui penyimpangan-penyimpangan yang terjadi. Baik dalam tahap perencanaan, pelaksanaan maupun pengorganisasian. Sehingga dengan hal tersebut dapat segera dilakukan koreksi, antisipasi dan penyesuaian-penyesuaian sesuai dengan situasi, kondisi dan perkembangan zaman.

Sumber:http://wanvisioner.blogspot.com/2009/05/poac-planning-organizing-actuating-and.html

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *