Blog Maswit

penerjemah dan kehidupannya

Cari di Blog Ini

Konversi Teks dengan ABBYY FineReader


Setelah sepi dari tulisan baru, akhirnya petang ini kembali saya menuliskan sesuatu terkait pekerjaan penerjemahan....

Menerjemahkan, apalagi jika menggunakan alat bantu penerjemahan (CAT Tools), tentu menuntut teks yang dapat disunting. Memang, beberapa jenis berkas pdf dapat diterjemahkan langsung, misalnya dengan Trados Studio, Wordfast Pro, namun, berdasarkan pengalaman saya, sering kali format teksnya menjadi kacau. Apalagi kalau teksnya berupa hasil pindai (scan) yang kurang bagus. Tidak akan terbaca. Dalam keadaan demikian, saya lebih memilih untuk "mengetik ulang" teks tersebut agar lebih rapih formatnya dan memastikan keterbacaan dengan CAT Tools. Nah, kebiasaan mengetik ulang ini akhirnya bisa saya kurangi atau akhiri setelah mengenal beberapa aplikasi yang dapat melakukan konversi teks berbentuk gambar (pdf atau .jpg) menjadi teks. Aplikasi yang menjadi favorit saya adalah ABBYY Finereader. Saya mengenal mulai versi 6 hingga sekarang, versi 12. Menurut pengalaman saya, hasilnya paling bagus. Tapi, itu menurut saya, lho.... Bisa jadi pengalaman rekan sekalian berbeda dengan saya.

Nah, berikut ini saya tampilkan proses penggunaan, mulai dari instalasi sampai dengan pemakaian.

Pemasangan (Instalasi)

Pertama, unduh program di http://download.abbyy.com/finereader_pro/. Anda dapat menggunakan dengan batasan 30 hari dan maksimal 100 halaman.

Kedua, lakukan instalasi. Klik ganda berkas .exe yang diunduh. Biarkan tampilan hingga muncul ini:




Klik "Installation of ABBYY FineReader 12" dan ikuti prosesnya sampai selesai.

Aktivasi

Saat pertama kali membuka program, Anda akan diminta melakukan aktivasi. Jika belum memiliki nomor lisensi, langsung klik saya "Run Program". Jika sudah, klik "registration method" paling atas: "via the Internet (fast, recommended)".






Lalu, klik Next. Isi data pribadi Anda.




Sampai akhirnya berhasil...






Jika sudah tampil di atas, berarti ABBYY FineReader Anda sudah aktif dan dapat digunakan secara penuh.


Penggunaan

Setelah selesai proses aktivasi, tampilannya adalah seperti ini.





Lalu klik "Open". Arahkan ke berkas yang akan dikonversi.




Lalu program akan secara otomatis "membaca" dan mengkonversi berkas tersebut.

Setelah selesai proses 'pembacaan', atur jenis berkas hasil konversi dan bagaimana Anda akan menindaklanjutinya. Jika Anda ingin langsung menyimpan, maka pilih "Save as....", jika ingin membuka dan menyunting terlebih dahulu, pilih "Send to...". Sesuaikan dengan aplikasi hasil yang akan digunakan untuk membuka hasil konversi. Saya biasanya pilih "Send to Microsoft Word" jika akan membuka dengan Microsoft Word dan ingin menyunting sebelum disimpan.





Sesuaikan dan pilih "Document layout". Saya biasanya pilih "Editable copy".





Setelah mengeklik "Send to Microsoft Word", maka hasil konversi akan ditampilkan di Ms Word.




Ini hasil konversi yang kita dapat. Menurut saya, hasilnya nyaris sempurna. Sudah tidak ada "frame" di sekeliling teks seperti yang sebelumnya saya alami dengan program sejenis.
Pada tahap akhir, kita masih harus memeriksa dan memastikan bahwa teks benar-benar sudah seperti aslinya. Ini diperlukan karena bagaimana pun, hasil konversi tidak bisa seratus persen sempurna, kecuali mungkin untuk file pdf yang dibuat dari Ms Word.

Oke, selamat mencoba, semoga berhasil. (y)
Izin atau pemberitahuan??? | Serba-serbi

Izin atau pemberitahuan??? | Serba-serbi

Sore itu kami berkumpul di kantor yang menjadi tempat 'nongkrong' sekaligus membahas berbagai hal terkait organisasi. Tiba-tiba hape berbunyi. Setelah diangkat, terdengar suara yang tak jelas, sepertinya sedang di jalan, "Mas, maaf, saya gak bisa datang, izin, ya....". Putus, sepertinya sinyal memang sedang kurang bersahabat.

Hmm... penyakit nih. Izin tapi pas acara sudah mulai. Memang sore itu kami janjian untuk mengadakan pertemuan. Eh, padahal aku juga anggota biasa, sama seperti yang izin. Hehehe... harusnya kan izin itu kepada ketua alias pemimpin rapat.

Jadi ingat perkataan sang tetua tempo hari, kita harus bedakan antara izin dan pemberitahuan. Izin itu harus sebelum acara dimulai dan perlu mendapatkan izin. Jadi, kalau tidak diizinkan artinya harus datang. Kalau pemberitahuan, ya sekadar membertahukan. Mau diizinkan atau tidak, tetap tidak datang.

Hehehe... harus mulai berbenah. Mengatur agenda, prioritaskan agenda, dan taat aturan. Jangan sampai semua keteteran dan berantakan. Salah atur agenda, salah prioritas, semuanya bisa kacau. Semoga hari esok lebih baik.... #selfreminder

Membuat TM SDLX dari .tmx Hasil Export SDL Studio | SDLX

Berikut cara membuat TM SDLX (.mdb) dari .tmx. Untuk panduan ini, file .tmx yang digunakan adalah hasil ekspor dari TM milik Trados Studio.

Selamat mencoba...

1. Buka SDLX
2. Buka Maintain

3. Klik TM-New

4. Beri nama file


5. Isi User, lalu OK


6. Klik TM - Import - TMX Format Files


7. Setelah muncul ini, klik Add


8. Browse, arahkan ke file .tmx yang akan digunakan. Klik OK.


9. Akan tampil ini, klik "Add With Wild Card"


10. Kode Bahasa (ID-ID) tidak dikenali di SDLX.

11. Di bawah "ID-ID", isi dengan "Indonesian". Klik OK.


12. Pilih Bahasa Sumber (Source) dan Bahasa Sasaran (Target)


13. Klik "Next" untuk menimpa isi TM sebelumnya. Kalau baru, klik "Next".


14. Tampil pasahan bahasa lagi, klik "OK".


15. Tampil pasahan bahasa lagi, klik "OK".

16. Selesai. Simpan file dan siap digunakan sebagai TM untuk SDLX.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *